-->

Kebutuhan Air Minum Kucing

Kebutuhan air pada kucing adalah salah satu faktor yang harus kita penuhi dalam memelihara kucing. Pada dasarnya kebutuhan air kucing sama dengan kebutuhan air yang diperlukan manusia, oleh karena itu air minum kucing juga menjadi bagian penting untuk kesehatan kucing itu sendiri.

Konsumsi air yang dibutuhkan oleh  kucing sebenarnya dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti makanan yang diberikan untuk kucing, usia kucing dan juga ukuran tubuh kucing. Pada umumnya kadar air dalam tubuh kucing diperkirakan mencapai 60% dari berat badan tubuh kucing, karena itulah semua fungsi tubuh dan aktivitas kucing sangat tergantung dari konsumsi air yang diminum kucing. 

Air Hangat Untuk Minum Kucing

Dry food kucing atau makanan kering kucing seringkali digunakan sebagai makanan utama untuk kucing, kandungan air dalam makanan kering hanya berkisar 10% saja berbeda dengan wet food kucing atau makanan basah kucing yang kandungan air didalamnya mencapai 80%.Ketika kalian memberikan makanan basah maka kebutuhan air harian untuk kucing akan lebih sedikit dan sebaliknya ketika kalian hanya memberikan makanan kering maka konsumsi air kucing harus lebih banyak.

Ketika kita lupa memberikan minum untuk kucing terkadang kucing bisa beradaptasi supaya kebutuhan air dalam tubuh bisa terpenuhi dalam musim biasa, berbeda halnya  jika hal tersebut terjadi pada musim panas. Musim pada merupakan musim yang berbahaya untuk kucing yang kurang minum karena pada musim panas cairan tubuh lebih banyak berkurang daripada biasanya bahkan cuaca panas bisa membuat kebutuhan air harian kucing bisa menjadi 2 kali lipat atau bahkan 3 kali lipat, ketika konsumsi air kucing kurang pada musim panas ada kemungkinan kucing akan mengalami dehidrasi.


Kucing memiliki takaran konsumsi air setiap harinya, dan rata rata konsumsi air normal pada kucing adalah 45ml perkg berat badan kucing. Hal tersebut akan berbeda untuk kucing yang aktif karena kucing yang aktif lebih cepat mengalami pengurangan cairan tubuh,selain itu kandungan air dalam makanan juga bisa menyebabkan kebutuhan air harian kucing berbeda.

Selain dehidrasi, kucing yang kurang minum juga bisa terkena FUS/FLUTD atau lebih umum dikenal dengan kencing batu kucing. Konsumsi dry food dengan kurang minum air merupakan penyebab FLUTD kucing, meski kebanyakan terjadi pada kucing jantan tentunya hal ini harus diwaspadai karena ketika kucing sudah sembuh dari FLUTD masih ada kemungkinan kambuh karena kebiasaan kurangnya konsumsi air ini.

Tanda Kebutuhan Cairan Kucing Terpenuhi


Kucing Minum Terus Menerus

Kucing yang cukup mengkonsumsi air bisa dilihat dari elastisitas kulit kucing tersebut, ketika  kalian menarik kulit kucing (biasanya di bagian tengkuk) maka kulit akan cepat kembali ketika dilepas namun jika kucing kurang konsumsi air akan terjadi kebalikannya.

Umumnya kucing yang kekurangan air pada tubuhnya akan terlihat lemas dan kurang bersemangat, ketika kucing kalian terlihat normal dan biasa saja dalam melakukan aktivitasnya ini merupakan tanda bahwa cairan tubuh kucing masih terpenuhi.

Kucing dengan bulu yang bersih dan juga berkilau adalah salah satu tanda konsumsi air terpenuhi, dan yang terakhir  bisa dilihat dari kebiasaan buang air kucing. Ketika kucing buang air kecil 2-3 sehari maka itu termasuk normal, ini akan terlihat ketika kalian membersihkan litter box (bak pasir kucing) pada pagi hari dan melihat pipis kucing kalian.

Kebutuhan air untuk kucing sangat berbeda beda pada setiap kucing, untuk itu alangkah baiknya jika kalian mulai untuk mengetahui kebiasaan kucing masing masing dalam mengkonsumsi air supaya kalian mengetahui kebutuhan air pada kucing kalian. Secara alami kucing lebih mengetahui kebutuhan air untuk dirinya sendiri, tugas kita sebagai pemilik kucing adalah memberikan kebutuhan tersebut supaya kucing akan mencukupi dengan sendirinya.

Baca Juga : Vaksin pada Kucing

Kualitas air yang diberikan untuk kucing sebenarnya hampir semua sama namun kebersihan air yang diberikanlah yang sebenarnya harus diperhatikan. Tentunya kalian pernah melihat kucing minum air wc namun kucing tetap sehat dan tidak terjadi apa apa, berbeda hal jika air yang kalian berikan dalam kandang kucing tidak diganti dalam waktu yang lama. Hal tersebut bisa membuat air dalam kandang kucing bercampur dengan debu atau bahkan bakteri yang menyebabkan virus untuk kucing, maka dari itu gantilah bekas air minum kucing paling tidak 2 hari sekali dan jangan menunggu kotor baru melakukan pergantian air minum untuk kucing kalian.

Selalu bersihkan tempat air minum kucing supaya kualitas air untuk kucing tetap terjaga, bila perlu gunakan air mancur minum kucing atau dispenser air minum kucing supaya kucing menjadi lebih tertarik untuk minum. Selain penting bagi kesehatan kucing, air juga membantu kucing untuk mencegah beberapa penyakit seperti FUS (Feline Urological Syndrome) untuk itu jagalah kebutuhan air untuk kucing kalian mulai dari sekarang. Demikian mengenai kebutuhan air pada kucing, semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk semuanya.
LihatTutupKomentar