-->

Ringworm pada Kucing

Apakah kalian pernah melihat kucing peliharaan sering menggaruk tubuhnya di bagian tertentu? Ketika kucing kalian melakukan hal itu maka kalian harus melihat bagian tubuh yang sering digaruk tersebut, apakah bulunya mengalami kerontokan, apakah ada pola berbentuk bulat dengan warna merah? Jika benar maka kemungkinan kucing kalian terkena ringworm.


Ringworm adalah penyakit yang biasa menyerang kucing, selain kucing ringworm juga bisa menyerang hewan lain seperti anjing, sapi, unggas dan beberapa hewan lainnya. Penyakit ini merupakan penyakit mikotik atau infeksi jamur yang menyerang permukaan kulit, lapisan kulit dan disebabkan oleh kapang dermatofit (Golongan Jamur yang Menyebabkan Ringworm).


Ringworm Kucing Obat


Penyebaran ringworm sangat luas dan bisa menjangkit hewan dimana saja, gejala ringworm yang paling utama pada kucing adalah terjadinya kerontokan bulu atau kebotakan bulu yang disertai dengan adanya pola berbentuk cincin (Bulat Melingkar) pada bagian tubuh yang terinfeksi.


Ringworm perlu diwaspadai karena penyakit ini bersifat Zoonosis (Penyakit Hewan yang bisa Menular pada Manusia), kebanyakan kucing yang terkena ringworm disebabkan kurangnya kebersihan kandang dan juga kondisi kandang kucing yang terlalu lembab.


Kucing peliharaan kalian dan juga kalian sendiri bisa saling menularkan penyakit ini satu sama lain dengan cara bersentuhan, umumnya gejala gatal akan terjadi pada hari keempat hingga 1 minggu setelah terinfeksi. Meskipun ringworm bukanlah penyakit yang membahayakan namun kita harus tetap berhati hati pada penyakit ini.


Penyebab Ringworm pada Kucing

Penyebab ringworm pada kucing yang didapat dari penelusuran memiliki keunikan yang berkaitan dengan namanya yaitu worm atau cacing. Berbeda dengan namanya ringworm, penyakit ini tidak disebabkan oleh cacing (worm) melainkan disebabkan oleh jamur Dermatofit (Dermatophyte) yang menyebabkan penyakit ini juga sering disebut dengan Dermatofitosis.


Ringworm Kucing Sembuh Sendiri


Dermatofit yang menjadi penyebab ringworm memiliki sifat yang khusus, yang berarti penyakit ini tidak hanya menyerang satu spesies saja, melainkan bisa menular pada hewan lain dan bahkan juga manusia. Trichophyton Mentagrophytes atau Microsporum Canis adalah jenis yang menyebabkan Ringworm kucing, dan keduanya memiliki sifat Zoonosis.


Gejala ringworm yang disebabkan Microsporum Canis sering memiliki gejala yang tidak jelas, gejala yang terlihat umumnya akan nampak dengan membentuknya sisik. Dalam fase ini akan sulit untuk diketahui karena daerah tersebut tidak terlihat, ketika kucing mulai mengalami gatal dan kerontokan bulu pada bagian tersebut maka kita akan mulai menyadarinya. Infeksi ringworm pada kucing yang termasuk parah bisa menyebar dan meluas ke beberapa bagian tubuh.


Gejala Ringworm pada Kucing

Ringworm adalah penyakit kelainan pada kulit yang bisa menginfeksi beberapa bagian tubuh seperti badan, kepala, kaki, tangan dan bahkan di selangkangan. Ringworm suka tumbuh pada bagian tubuh yang lembab dan yang sering berkeringat, keadaan ini sangat mendukung dengan iklim yang ada di Indonesia dimana membuat ringworm lebih mudah untuk tumbuh.


Tidak ada perbedaan khusus pada ringworm manusia dan ringworm pada kucing, namun ada beberapa gejala yang berbeda dari keduanya. Pada manusia ringworm menyebabkan ruam berbentuk melingkar yang gatal. Berwarna kemerahan dengan bagian tengah yang bersisik dan tepian lebih merah. Bagian tubuh yang berambut seperti kepala atau janggut akan menjadi botak berbentuk lingkaran ketika terinfeksi.


Baca Juga : Berbagai Macam Penyakit pada Kucing


Pada kucing, ringworm tidak selalu menampakkan gejala yang jelas. Ketika terinfeksi ringworm, umumnya kulit kucing akan menjadi lebih tebal dan mengeras, setelah itu akan muncul bercak merah berbentuk cincin dengan disertai kerontokan bulu yang akhirnya menjadi botak pada area yang terinfeksi. Pada tahap ini kucing akan lebih sering terlihat menggaruk pada area yang terinfeksi tersebut.


Penularan Ringworm Kucing

Ringworm kucing merupakan jamur yang sangat mudah menular pada hewan lain dengan cara melalui kontak langsung dan juga secara tidak langsung. Penularan secara kontak langsung tentu saja dengan cara bersentuhan atau melakukan kontak dengan kucing yang terinfeksi ringworm dengan kucing lainnya.


Ringworm Kucing pada Manusia


Penularan secara kontak tidak langsung bisa melalui kandang, tempat makan dan minum, litter box, mainan dan beberapa perlengkapan lain yang pernah dipakai atau digunakan kucing yang terinfeksi ringworm. Jamur yang menyebar pada lingkunan kucing bisa bertahan hingga 1 tahun jika kondisi lingkungan mendukung.


Ringworm bisa menular ke manusia dengan manusia, manusia bisa menularkan ringworm pada kucing peliharaan dan juga sebaliknya. Ketika kalian sering melakukan aktivitas bersama kucing kalian maka resiko penularan yang terjadi akan lebih besar,selain itu perlengkapan kucing yang terkena ringworm juga bisa menjadi sarana penularan pada kalian.


Ringworm sangat mudah menyerang manusia yang memiliki daya tahan tubuh rendah seperti anak kecil, orang yang lanjut usia. Apabila kucing peliharaan kalian memiliki gejala ringworm seperti yang sudah disebutkan diatas, maka kalian perlu hati hati. Selain menyerang kucing ringworm juga bisa menyerang hewan peliharaan lain seperti sapi, kambing, babi, kuda, ayam dan beberapa hewan lainnya.


Cara Mengobati Ringworm Kucing

Ringworm yang sudah menginfeksi kucing sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan namun dalam waktu yang lumayan lama, yaitu sekitar 4 hingga 6 bulan. Pertanyaannya adalah, apakah dalam jangka waktu tersebut kucing tidak menularkannya pada kucing lainnya? Apakah penyakit tersebut tidak menyebar?


Seperti yang kalian ketahui, ringworm merupakan panyakit yang sangat mudah menular. Jadi ketika kucing terkena ringworm kita harus segera mengobatinya supaya tidak menular kepada kucing lain atau bahkan menular kepada kalian.


Salep Ringworm Kucing


Hal pertama yang harus dilakukan adalah memberikan ruangan kosong untuk kucing yang terinfeksi. Kemudian carilah bagian tubuh kucing yang terkena ringworm, jika sudah ketemu maka potong bulu pada sekitar bagian yang terinfeksi untuk memudahkan proses pengobatan.


Memandikan kucing dengan shampoo anti jamur seperti shampoo sebazole kucing bisa dilakukan pada awalnya, mandikan kucing dengan bersih dan jangan lupa untuk membersihkan bagian yang terinfeksi. Setelah selesai maka segera keringkan kucing dengan handuk, lakukan dengan hati hati dan juga bersih supaya tidak terjadi penyebaran.


Pisahkan perlengkapan yang kalian gunakan untuk membersihkan kucing supaya tidak terjadi penularan, setelah itu berikan salep ringworm kucing pada bagian tubuh kucing yang terinfeksi. Salep untuk ringworm kucing bisa kalian dapatkan di petshop terdekat.


Baca Juga : Manfaat Penting Taurine dalam Perkembangan Kucing


Proses pengobatan ringworm bisa membutuhkan waktu yang agak lama, dalam fase pengobatan ini kalian harus melakukannya setiap hari dan jangan sampai terputus jika belum sembuh dengan benar. Hal ini dilakukan supaya ringworm bisa sembuh total dan mencegah untuk kambuh kembali.


Pencegahan Ringworm Kucing

Cara mencegah ringworm pada kucing bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan kandang kucing kalian, selalu bersihkan setiap hari dan usahakan jangan sampai terlalu lembab karena jamur sangat suka tepat yang lembab dan bisa bertahan lama pada kondisi tersebut.


Selalu cuci tangan kalian sebelum dan sesudah melakukan kontak dengan kucing, usahakan untuk memandikan kucing setidaknya 2 minggu sekali untuk menjaga kesehatan kulit dan bulu kucing. Pemberian makanan yang memenuhi nutrisi kebutuhan kucing juga harus dilakukan untuk menunjang perawatan yang kalian berikan.


Pemberian desinfektan pada saat membersihkan kandang bisa dilakukan untuk hasil yang lebih maksimal. Pencegahan ringworm bisa dilakukan dengan cara memberikan perawatan yang terbaik untuk kucing peliharaan, selalu bersabar dan lakukan perawatan dan pencegahan dengan penuh tanggung jawab, dengan begitu kucing akan selalu sehat. Demikian mengenai ringworm pada kucing, semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk semuanya.

LihatTutupKomentar